Penelitian baru dari Brown University dapat mengubah cara merancang obat kanker. Sel-sel menggunakan jaringan protein yang disebut jalur pensinyalan untuk berkomunikasi dan merasakan lingkungan mereka.
Jalur PI3K 64mTOR 64Akt sering bermasalah pada kanker. Di pusat jalur ini ada protein mTOR yang berfungsi sebagai mesin untuk dua kompleks berbeda, mTORC1 dan mTORC2.
Kebanyakan obat mempengaruhi kedua kompleks dan itu bisa membuat sel kanker lebih resisten terhadap kemoterapi. Peneliti menemukan bahwa memblokir hanya mTORC2 mungkin mematikan sinyal pertumbuhan kanker tanpa memicu jalur kelangsungan hidup, dan mereka kini bekerja pada desain obat yang lebih selektif.
Kata-kata sulit
- penelitian — kegiatan untuk mencari fakta atau informasi baru
- jalur — rangkaian bagian yang mengirimkan sinyal
- pensinyalan — proses mengirim pesan antara sel atau bagian
- kompleks — kelompok bagian yang bekerja bersama
- blokir — menghentikan atau menahan sesuatu agar tidak berjalanmemblokir
- resisten — tahan terhadap obat atau perlakuan
- selektif — memilih target tertentu, tidak mempengaruhi semua
- kemoterapi — pengobatan kanker dengan obat kimia
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa memblokir hanya satu kompleks (mTORC2) bisa lebih baik daripada memblokir kedua kompleks?
- Bagaimana perasaanmu tentang pengembangan obat yang lebih selektif untuk penyakit serius seperti kanker?
Artikel terkait
Nanopartikel bantu sel punca tingkatkan mitokondria
Para peneliti di Texas A&M University menggunakan nanopartikel berbentuk bunga (nanoflowers) untuk membuat sel punca menghasilkan lebih banyak mitokondria dan mentransfernya ke sel yang menua atau rusak, sehingga memulihkan energi seluler.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.
Waktu Hari Memengaruhi Efek Kemoterapi pada Glioblastoma
Penelitian menemukan waktu hari memengaruhi respons glioblastoma terhadap kemoterapi temozolomide. Aktivitas enzim MGMT berubah sepanjang hari, dan waktu biopsi juga dapat memengaruhi penilaian metilasi tumor. Temuan ini mendorong penelitian klinis lanjut pada kronomedisin.