Peneliti bekerja sama dari dua universitas melakukan survei kepada pemilik anjing di Amerika Serikat. Mereka menanyakan metode yang dipakai saat melatih, seperti memberi camilan, mainan, pujian lisan, atau memberi teguran dan koreksi.
Peserta juga dikelompokkan menurut pandangan etis terhadap hewan. Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan pandangan yang menekankan kesejahteraan hewan lebih sering memilih metode positif, sedangkan yang melihat hewan terutama untuk kepentingan manusia cenderung memakai metode berbasis hukuman. Penelitian ini menekankan bahwa pelatihan terkait nilai dan etika, bukan hanya teknik.
Kata-kata sulit
- survei — pertanyaan yang dikumpulkan dari banyak orang
- pemilik — orang yang memiliki sesuatu, misalnya hewan
- metode — cara atau langkah untuk melakukan sesuatu
- camilan — makanan kecil yang diberikan sebagai hadiah
- teguran — kata atau tindakan untuk memberi peringatan
- berbasis hukuman — pendekatan yang menggunakan sanksi atau hukuman
- kesejahteraan — keadaan hidup sehat dan aman bagi makhluk
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju bahwa pelatihan hewan terkait nilai dan etika? Mengapa?
- Metode mana yang menurut Anda lebih baik: memberi camilan atau memberi teguran? Jelaskan singkat.
- Pernahkah Anda melihat latihan hewan dengan pujian lisan atau hadiah? Ceritakan pengalaman singkat.
Artikel terkait
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.
Pendidik Minta Evolusi Dikembalikan ke Buku Teks di India
Pendidik sains di India meminta pemerintah mengembalikan materi evolusi yang dihapus dari buku pelajaran. Penghapusan dilakukan oleh NCERT untuk meringankan beban belajar setelah pandemi, dan ratusan ilmuwan menolak keputusan itu.
Starter Sourdough Bantu Peneliti Pahami Koeksistensi Mikroba
Peneliti dari Tufts University memakai starter sourdough untuk mempelajari bagaimana mikroba hidup bersama. Mereka membuat model dari pengukuran pertumbuhan dan memperbaikinya dengan memasukkan siklus pemberian makan starter.