Peneliti dari University of Zurich meneliti oksitosin pada masyarakat Tsimane di Amazon, Bolivia. Mereka menyelenggarakan turnamen sepak bola dan mengumpulkan sampel urin pemain sebelum dan setelah pertandingan.
Hasil menunjukkan kadar oksitosin naik paling kuat setelah pertandingan melawan pesaing yang sudah dikenal. Kenaikan lebih kecil ketika lawan berasal dari komunitas berbeda, tetapi oksitosin naik lagi saat melawan orang non-Tsimane.
Perubahan terlihat pada pria, sedangkan kadar wanita tidak berbeda sebelum dan setelah pertandingan. Para peneliti menyebut beberapa kemungkinan alasan dan menegaskan bahwa studi ini belum menentukan apakah oksitosin mendorong kerja sama atau persaingan.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi ilmiah
- oksitosin — hormon yang berhubungan dengan sosial dan emosi
- turnamen — pertandingan dengan banyak tim atau pemain
- sampel urin — contoh air seni dari tubuh untuk diuji
- pesaing — orang atau tim yang bertanding melawan lain
- kadar — jumlah atau tingkat suatu zat dalam tubuh
- persaingan — situasi di mana dua pihak bersaing
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa peneliti mengumpulkan sampel urin sebelum dan setelah pertandingan?
- Bagaimana perbedaan kenaikan oksitosin antara melawan pesaing dikenal dan lawan dari komunitas berbeda?
Artikel terkait
Bactery: Baterai dari Bakteri Tanah untuk Pertanian
Spin-out dari University of Bath mengembangkan Bactery, baterai yang memanfaatkan bakteri tanah untuk memberi daya sensor dan perangkat IoT di lahan pertanian dengan pasokan listrik sulit. Prototipe diuji sejak 2019 dan perusahaan menargetkan produksi kecil tahun 2026.
Obat oral baru untuk penyakit tidur: acoziborole disetujui
Acoziborole, obat oral baru untuk penyakit tidur, disetujui oleh regulator Eropa. Uji di Republik Demokratik Kongo dan Guinea menunjukkan keberhasilan hingga 96 persen, dan obat memungkinkan diagnosis serta pengobatan dalam satu kunjungan.
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.