Australia mengalami serangkaian bencana alam selama musim panas. Gelombang panas, kebakaran, badai, dan banjir semua dikaitkan dengan krisis iklim. Kebakaran besar mulai akhir Desember 2024 dan dapat dikendalikan pertengahan Januari.
Ilmuwan menuju Grampians National Park untuk mencoba menyelamatkan tumbuhan langka yang sedang berbuah saat kebakaran. Dua minggu kemudian, kebakaran kedua bergabung. Kebakaran juga terjadi di Little Desert National Park dan menimbulkan kekhawatiran terhadap hewan terancam.
Pemutihan karang memburuk pada 2024, termasuk di bagian selatan Great Barrier Reef. Monsun tiba terlambat di Darwin pada 7 Februari 2025 dan membawa hujan, sementara siklon besar dan perpanjangan musim kebakaran tetap menjadi ancaman.
Kata-kata sulit
- serangkaian — beberapa kejadian yang terjadi berurutan
- kebakaran — api besar yang terjadi di wilayah luas
- menyelamatkan — melindungi dari bahaya agar tetap hidup
- langka — jarang ditemukan atau sedikit jumlahnya
- berbuah — mengeluarkan buah pada tanaman atau pohon
- pemutihan — hilangnya warna alami pada jaringan karang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perasaanmu jika melihat tumbuhan langka terancam oleh kebakaran?
- Apa yang bisa dilakukan komunitas untuk melindungi hewan terancam saat kebakaran?
- Apakah di negaramu musim hujan pernah terlambat? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Paparan PFAS Melemahkan Kekebalan Orang Dewasa
Studi menemukan paparan PFAS lewat air minum terkait dengan produksi antibodi yang lebih rendah saat tubuh menghadapi virus baru. Hasil ini memicu kekhawatiran tentang paparan jangka panjang dan dukungan untuk pengawasan serta regulasi air.
Aktivis Kongo Melawan "Kutukan Sumber Daya" Secara Damai
François Kaserake Kamate, aktivis dari timur Republik Demokratik Kongo, menentang eksploitasi mineral yang memicu kekerasan. Ia menyerukan solidaritas, ruang bagi aktivis muda, dan strategi non-kekerasan untuk melindungi komunitas lokal.
Kehadiran Manusia Mengubah Perilaku Hewan Liar
Studi global menemukan hewan liar mengubah perilaku bukan hanya karena perusakan habitat, tetapi juga karena kehadiran manusia. Penelitian memakai GPS, data ponsel, dan satelit, lalu mendapati sebagian besar spesies bereaksi saat orang hadir.