Penelitian baru menjelaskan asal timbre berair pada lagu brown-headed cowbird (Molothrus ater). Tim yang dipimpin oleh Franz Goller mengamati bahwa suara cowbird mirip tetesan air: ledakan cepat diikuti riak yang perlahan menghilang. Studi ini dipublikasikan di jurnal Current Biology.
Burung menghasilkan suara lewat syrinx, organ vokal dengan dua sumber suara terpisah, kiri dan kanan. Para peneliti menemukan cowbird cepat bergantian antara kedua sisi itu; lipatan vokal kiri jauh lebih besar daripada kanan, dan bagian berwarna berair terjadi karena pergantian kontribusi kiri-kanan.
Tim juga mengaitkan suara dengan kontrol pernapasan. Cowbird menahan napas untuk membangun tekanan lalu melepaskannya secara tiba-tiba, sehingga timbul ledakan seperti cipratan dengan serangan cepat dan peluruhan lambat. Suara kedua terdengar beberapa saat kemudian ketika gelembung udara runtuh. Penelitian menemukan juga bahwa jalak yang dibesarkan bersama cowbird mampu meniru pola napas dan kontrol katup yang sama.
Kata-kata sulit
- timbre — kualitas suara yang membedakan nada serupatimbre berair
- syrinx — organ vokal burung tempat suara dibuat
- lipatan vokal — jaringan pada syrinx yang bergetar menghasilkan suara
- bergantian — melakukan satu per satu secara bergiliran
- kontribusi — bagian atau peran yang diberikan pada sesuatu
- pernapasan — proses menghirup dan menghembuskan udara
- tekanan — gaya udara yang mendorong atau menekan ruang
- peluruhan — penurunan intensitas suara secara bertahap
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu peneliti tertarik menjelaskan asal timbre berair pada suara burung?
- Menurut teks, bagaimana kontrol napas dan tekanan membantu membentuk suara cowbird? Jelaskan satu atau dua kalimat.
- Pernahkah kamu mendengar suara burung yang mirip air? Ceritakan pengalaman atau bayanganmu tentang suara itu.
Artikel terkait
Bactery: Baterai dari Bakteri Tanah untuk Pertanian
Spin-out dari University of Bath mengembangkan Bactery, baterai yang memanfaatkan bakteri tanah untuk memberi daya sensor dan perangkat IoT di lahan pertanian dengan pasokan listrik sulit. Prototipe diuji sejak 2019 dan perusahaan menargetkan produksi kecil tahun 2026.
Serangan Udara Mengganggu Universitas dan Riset di Iran
Berbulan-bulan serangan udara merusak banyak universitas dan laboratorium di Iran. UNESCO mengecam tindakan itu, dan para ahli memperingatkan pembelajaran daring tidak bisa menggantikan pelatihan laboratorium serta dapat merusak masa depan ilmuwan muda.
Pengurangan Polusi di Asia Timur Mempercepat Pemanasan Global
Studi baru menghubungkan berkurangnya polusi aerosol di Asia Timur, terutama China, dengan percepatan pemanasan permukaan global sejak sekitar 2010. Penelitian dan laporan cuaca menunjukkan dampak regional dan kebutuhan dana untuk adaptasi.