Pada Oktober 2025, selama pekan Art Basel di Paris, Soraya Sharghi menampilkan pameran berjudul "Sculpture and Painting" di 24 Avenue Matignon. Pameran itu mengumpulkan patung perunggu, keramik, dan lukisan terbaru dalam satu ruang imersif.
Sharghi menampilkan sosok hibrida dan penjaga keramik yang dibentuk dengan tangan. Ia menempatkan mitos dan ingatan sebagai bahasa bertahan dan kelahiran kembali.
Lahir pada 1988 di Tehran dan tinggal di New York, Sharghi belajar di San Francisco Art Institute. Pengalamannya di Jingdezhen dan Isfahan memperdalam teknik keramik, khususnya penggunaan glasir manual.
Kata-kata sulit
- pameran — acara di mana orang melihat karya seni
- keramik — benda dibuat dari tanah liat dan dibakar
- imersif — membuat orang merasa ikut berada di dalam
- mitos — cerita tradisi tentang dewa atau asal-usul
- ingatan — kenangan atau apa yang orang ingat
- glasir — lapisan kaca tipis pada permukaan keramik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu lebih suka melihat patung atau lukisan? Mengapa?
- Pernahkah kamu melihat pameran dengan ruang imersif? Ceritakan singkat.
- Pernahkah kamu membuat atau melihat keramik? Bagaimana pengalamanmu?
Artikel terkait
Steven Tang Menggambar Makanan Lokal di Hong Kong
Seniman 26 tahun Steven Tang menggambar hidangan lokal dengan pensil warna dan mempostingnya di Instagram sejak 2018. Halamannya punya lebih dari 45,000 pengikut; ia tampil di Art Central 2023 dan merencanakan pameran solo tahun depan.
Menonton film seni dapat meningkatkan kreativitas
Studi eksperimental dari UC Santa Barbara menemukan menonton film pendek bertema seni meningkatkan pemikiran kreatif dibanding video non-seni. Pemirsa film seni lebih kreatif meski melaporkan suasana hati lebih buruk setelah menonton.
Mempertanyakan "Memusatkan Manusia" dalam Kecerdasan Buatan
Seniman dan penulis Xonorika Kira menolak gagasan memusatkan manusia dalam kecerdasan buatan. Mereka menyerukan pengakuan atas berbagai bentuk kecerdasan dan perubahan praktik data untuk mendukung kedaulatan budaya dan verifikasi realitas.