Kelompok peneliti yang dipimpin Ram Dixit di Washington University in St. Louis meneliti asal-usul kelengkungan akar. Penelitian ini dipublikasikan di Nature Communications dan terkait dengan Center for Engineering Mechanobiology yang didanai NSF. Charles Anderson dari Pennsylvania State University ikut sebagai salah satu penulis ko-senior.
Tim menggunakan tanaman model yang akarnya bisa miring kanan atau kiri. Mereka mengekspresikan versi gen tipe-liar pada lapisan sel yang berbeda. Menariknya, ekspresi gen tipe-liar di lapisan dalam tidak menghilangkan kelengkungan, tetapi ekspresi hanya di epidermis membuat akar tumbuh lurus lagi.
Laboratorium Anderson mengukur orientasi mikrofibril selulosa pada akar mutan, dan insinyur Guy Genin membuat model komputer. Model itu menunjukkan lapisan luar memiliki pengaruh lebih besar, sehingga memperbaiki epidermis dapat meluruskan seluruh akar. Dixit merangkum: "epidermis bukan kulit pasif, melainkan koordinator mekanis pertumbuhan seluruh organ." Penulis mengatakan temuan ini memberi kerangka untuk merekayasa arsitektur akar.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- asal-usul — asal atau sumber suatu hal, bagaimana mulai
- kelengkungan — bentuk melengkung atau keadaan tidak lurus
- tipe-liar — versi gen yang normal pada organisme alam
- epidermis — lapisan sel terluar tanaman atau organisme
- mikrofibril — struktur kecil dari serat yang membentuk dinding sel
- mutan — organisme dengan perubahan genetik dibanding normal
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa para peneliti menguji ekspresi gen pada lapisan sel yang berbeda? Jelaskan dengan singkat.
- Bagaimana temuan bahwa epidermis dapat meluruskan akar bisa berguna untuk merekayasa tanaman? Berikan dua alasan singkat.
- Apakah menurut Anda memperbaiki epidermis lebih praktis daripada mengubah lapisan dalam? Jelaskan pendapat singkat Anda.
Artikel terkait
China dan Limbah Makanan
China menghadapi masalah besar limbah makanan karena tradisi jamuan dan naiknya konsumsi daging. Kampanye sipil dan undang-undang baru berusaha mengurangi pemborosan, sementara pemerintah menargetkan pengurangan kerugian di seluruh rantai pangan sebelum 2027.
Penelitian: Hujan Ekstrem dan Suhu Naik di Beberapa Wilayah Tanzania
Penelitian menunjukkan beberapa wilayah Tanzania menghadapi peningkatan hari hujan sangat ekstrem dan kenaikan suhu, yang berdampak pada pertanian, kesehatan, dan kota. Ahli menyerukan kebijakan lebih kuat dan kesiapsiagaan.