Data resmi menunjukkan bahwa pada 2022 tingkat berkendara dalam pengaruh minuman keras pada bulan Desember mencapai titik tertinggi dalam 15 tahun. Miguel Perez, kepala departemen rekayasa biomedis dan mekanika di Virginia Tech dan peneliti di Virginia Tech Transportation Institute, mengatakan kecelakaan karena pengemudi terpengaruh tetap menjadi masalah serius dan kini melampaui alkohol saja.
Menurut Perez, kecelakaan yang melibatkan ganja dan obat lain semakin sering, sementara metode penegakan dan deteksi untuk gangguan non-alkohol masih terbatas dibandingkan dengan alkohol. Ia menggambarkan musim liburan sebagai "badai sempurna": pesta, pertemuan larut, dan perubahan waktu yang menambah kantuk, kelelahan, serta visibilitas buruk.
Teknologi kendaraan baru, termasuk sensor di kabin dan sistem bantuan mengemudi, dapat memperingatkan atau mengkompensasi kontrol pengemudi, tetapi keputusan akhir sering tetap pada pengemudi dan teknologi itu umumnya ada pada kendaraan lebih baru. Perez menekankan pencegahan melalui edukasi, penegakan, dan kemudahan akses ke transportasi alternatif.
Kata-kata sulit
- kecelakaan — peristiwa yang menyebabkan kerusakan atau cedera
- penegakan — pelaksanaan hukum atau aturan oleh pihak berwenang
- deteksi — tindakan menemukan atau mengenali sesuatu yang tidak normal
- mengkompensasi — mengganti atau menyesuaikan untuk mengurangi efek
- sistem bantuan mengemudi — teknologi pada mobil yang membantu pengemudi
- visibilitas — jarak pandang atau kemampuan melihat kondisi jalan
- kantuk — rasa ingin tidur yang mengurangi kewaspadaan
- transportasi alternatif — pilihan perjalanan selain mengendarai mobil sendiri
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa langkah pencegahan selain teknologi yang disebut Perez untuk mengurangi kecelakaan?
- Di musim liburan, tindakan apa yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko berkendara dalam pengaruh minuman keras?
Artikel terkait
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.
Panas dan lembap saat kehamilan kurangi pertumbuhan anak
Penelitian menemukan panas yang lembap selama kehamilan berdampak lebih buruk pada pertumbuhan anak dibandingkan panas saja. Studi menggunakan metrik WBGT dan mengaitkan data cuaca dengan catatan kesehatan untuk menilai paparan pranatal di Asia Selatan.
Gagandeep Kang: Vaksin Rotavirus dan Pencegahan Wabah di India
Gagandeep Kang meminta India menyiapkan alat untuk mencegah wabah virus dengan mengembangkan vaksin rotavirus buatan dalam negeri dan memperkuat surveilans. Ia menekankan pentingnya pemerataan vaksin, bukti ilmiah, dan komunikasi sains yang berkelanjutan.