Para peneliti dari University of Michigan dan Rice University meneliti kejadian kriminal selama dan setelah pertandingan profesional antara 2017 dan 2021. Mereka memeriksa perubahan setelah putusan Mahkamah Agung AS pada 2018 yang membuka jalan bagi legalisasi taruhan olahraga.
Hasilnya: negara bagian yang melegalkan taruhan menunjukkan peningkatan penganiayaan, pencurian, dan pencurian kendaraan pada hari pertandingan dan beberapa jam setelahnya. Kenaikan terbesar terjadi ketika hasil pertandingan mengecewakan para petaruh. Efek ini juga terlihat di negara bagian tetangga yang belum melegalkan taruhan.
Penulis menyarankan agar pembuat kebijakan mempertimbangkan pengamanan, perlindungan konsumen, dan upaya kesadaran publik.
Kata-kata sulit
- legalisasi — proses membuat suatu kegiatan sah menurut hukum
- taruhan olahraga — pertaruhan pada hasil pertandingan olahraga
- penganiayaan — tindakan menyakiti orang secara fisik
- pencurian — mengambil barang milik orang lain tanpa izinpencurian kendaraan
- petaruh — orang yang memasang taruhan pada suatu acara
- pembuat kebijakan — orang atau kelompok yang membuat aturan pemerintah
- perlindungan konsumen — usaha untuk melindungi hak pembeli barang atau jasa
- kesadaran publik — pengetahuan dan perhatian masyarakat tentang suatu masalah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda hasil pertandingan yang mengecewakan dapat meningkatkan kriminalitas?
- Langkah apa yang disarankan penulis untuk pembuat kebijakan dalam artikel ini?
- Bagaimana upaya kesadaran publik bisa membantu mengurangi masalah ini?
Artikel terkait
Gagandeep Kang: Vaksin Rotavirus dan Pencegahan Wabah di India
Gagandeep Kang meminta India menyiapkan alat untuk mencegah wabah virus dengan mengembangkan vaksin rotavirus buatan dalam negeri dan memperkuat surveilans. Ia menekankan pentingnya pemerataan vaksin, bukti ilmiah, dan komunikasi sains yang berkelanjutan.
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.